mengapa setiap manusia harus bisa merasakan luka. Pedih yg dirasakan setiap insan karena torehan ucapan atau perilaku yg didapat. Mengapa dengan mudahnya manusia bisa berucap yg bisa menyakiti hati dan perasaan.
Keperdulian saya kepada saudara2 yang ada di sekeliling saya, walaupun saya harus mengorbankan harkat, martabat, bahkan akhirat. Apakah mereka tidak memandang dari sisi tersebut? Kenapa? Bila di dunia ini tidak ada lagi rasa. Mungkin orang yg menderita tidak lagi bisa menghirup udara.
Kenapa kesombongan, keangkuhan sangat nyata di depan mataku?
Membenci..., ingin sekali membenci.., tidak perduli..., ingin sekali aku tidak perduli..., ingin pergi..., ingiiiin sekali aku pergi.
Bila suatu saat aku tidak bisa lagi membagi kebahagiaan kepada orang2 di sekekelilingku..., mungkin itu lah kepedihanku.